Lembaga Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara Pandeglang Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Program MBG di Cipeucang

Pandeglang212 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Selasa (24/2/2026) – Lembaga Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara (LKPKN) Kabupaten Pandeglang, Banten, melalui perwakilannya Yance, menyoroti dugaan ketidaksesuaian dalam penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang.

Example 1500x60
Example 1500x60

Yance menyampaikan bahwa pihaknya menerima sejumlah laporan dan temuan di lapangan terkait kualitas menu serta nilai harga yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan program. Ia menegaskan agar pihak sekolah tidak serta-merta menerima pendistribusian makanan apabila ditemukan ketidaksesuaian standar.

“Kami berharap pihak sekolah tidak hanya berani menolak jika memang tidak sesuai, tetapi juga melaporkannya kepada Pemerintah Daerah maupun kepada Badan Gizi Nasional agar ada evaluasi menyeluruh,” ujar Yance, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, maraknya laporan terkait menu MBG yang diduga tidak sesuai standar, bahkan terindikasi hanya berorientasi pada keuntungan semata, berpotensi merugikan hak-hak masyarakat, khususnya para siswa sebagai penerima manfaat program.

Sorotan khusus diberikan pada pendistribusian yang terjadi pada Senin (23/2/2026), di mana disebutkan bahwa satu kali pendistribusian diperuntukkan untuk kebutuhan selama tiga hari. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mempengaruhi kualitas dan kelayakan makanan yang diterima siswa.

LKPKN menilai perlu adanya pengawasan dan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah Banten, khususnya di Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang. Mereka juga mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) hingga Komisi Pemberantasan Korupsi untuk turun langsung melakukan pemeriksaan apabila ditemukan indikasi penyimpangan anggaran maupun pelanggaran ketentuan program.

“Program ini sangat baik dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Jangan sampai dalam pelaksanaannya justru terjadi penyimpangan yang merugikan peserta didik,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana program MBG di wilayah tersebut terkait dugaan yang disampaikan LKPKN.

REPORTER:SS MUNANDAR (ABI)

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60