Miris! Sekolah di Munjul Kembali Disatroni Maling, Aset KBM Raib Jutaan Rupiah

Pandeglang27 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Dunia pendidikan di Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten, kembali berduka. Rasa aman di lingkungan sekolah terusik setelah SDN Gunungbatu 1 dan SMPN 2 Munjul menjadi sasaran pencurian.

Dihimpun Media Bungas Banten Peristiwa yang diduga terjadi pada Senin malam, 3 Agustus 2026 itu membuat guru, orang tua murid, dan warga sekitar prihatin. Yang lebih menyayat hati, ini adalah kali ketiga lokasi yang sama disatroni maling.

Example 1500x60
Example 1500x60

Aksi ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga mengganggu kelancaran proses belajar mengajar ratusan siswa.

Berdasarkan pendataan sementara pihak sekolah, sejumlah aset milik negara raib.

SDN Gunungbatu 1, barang yang hilang di antaranya 1 unit printer untuk cetak soal dan administrasi, 1 unit sound system untuk upacara dan pentas seni, serta 1 unit CCTV sebagai alat pemantau keamanan. Beberapa aset lain masih dalam proses pengecekan.

SMPN 2 Munjul, kerugian jauh lebih besar. Pelaku membawa kabur 1 unit laptop Dell milik guru, 1 unit InFocus penunjang pembelajaran digital, 1 unit TV, 1 unit printer, 1 unit sound system, 1 unit mic, dan 3 buah taplak meja.

Kehilangan aset-aset ini jelas menghambat guru dalam menyampaikan materi yang menarik dan interaktif kepada siswa.

Merespons kejadian ini, Ketua PGRI Kecamatan Munjul, Sasa Sujai, S.Pd, menyampaikan keprihatinan mendalam.

“Kami sangat menyayangkan dan mengutuk keras kejadian ini. Ini sudah yang ketiga kalinya. Aset-aset ini sangat vital untuk menunjang kegiatan belajar mengajar demi masa depan anak-anak kita. Kami meminta dengan hormat kepada Bapak Kapolsek Munjul dan Bapak Kades Gunung Batu untuk segera turun tangan, mengusut tuntas kasus ini, dan menangkap pelakunya,” tegasnya.

Pihak sekolah dan PGRI berharap ada peningkatan sistem keamanan yang lebih serius. Mulai dari mengaktifkan ronda malam, memperkuat pagar dan pintu sekolah, hingga perbaikan dan penambahan titik CCTV.

Kapolsek Munjul, Iptu Aep Wahyudin, menyampaikan turut prihatin.

“Petugas Kepolisian dari Polsek Munjul langsung mendatangi TKP dipimpin Kanit Reskrim Aipda Ihwan Saputra, SH dan melakukan olah TKP untuk mengetahui modus operandi para pelaku. Kami langsung melakukan penyelidikan. Semoga para pelaku bisa segera diidentifikasi dan diproses hukum,” ujarnya.

Beliau juga menyarankan kepada seluruh sekolah untuk meningkatkan pengamanan. Di antaranya memasang CCTV di tempat strategis, menempatkan penjaga sekolah piket 24 jam, dan mengamankan barang inventaris yang bisa dibawa pulang oleh guru agar tidak disimpan di sekolah.

“Pihak kepolisian akan meningkatkan patroli rutin untuk menekan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Munjul. Kami juga mengimbau warga Munjul, apabila menemukan kejadian yang mengganggu Kamtibmas agar segera menghubungi call center 110 atau Bhabinkamtibmas Polsek Munjul,” pungkasnya.

REPORTER:HJ

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60