Bungas Banten, PANDEGLANG – Program revitalisasi kejuruan direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Pandeglang ” yang terletak di desa Bojong, kecamatan Bojong, kabupaten Pandeglang, provinsi Banten ” perlu di awasi oleh semua pihak
Pasalnya bahwa dana yang bersumber dari APBN Tahun 2025 sebesar kurang lebih Rp 4 miiyar 30 juta’an yang di kerjakan melalui panitia pembangunan satuan pendidikan atau swakelola dan berdasarkan intruksi Presiden Nomor 7 tahun 2025 ” pekerjaan ini dalam pengamanan penyidik saksi tindak pidana khusus kejaksaan negeri ” JelasNya
” Sementara itu salah satu pekerja yang mengaku ” ia adalah warga kampung Cilutung desa Cahayamekar ” mengaku bahwa ia sudah bekerja kurang lebih sudah delapan minggu ” untuk Hari Orang Kerja (HOK) yang diterima secara borongan tenaga, ” Selain itu ia juga mengaku hanya di bayar atau di kasih uang Rp 400 ribu dengan volume 47 meter persegi dari pihak sekolah secara borongan /per meter lari ” Terangnya saat di konfirmasi Bungas Banten, di lokasi pekerjaan.
Juga pekerja terlihat tidak mematuhi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 ) dan tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD ) seperti tidak menggunakan sepatu bots sarung tangan ” Selain itu bahwa pondasi-pondasi bangunan yang di duga dikerjakan asal-asalan ” seolah-olah bangunan pondasi terlihat asal jadi dan di kerjakan tidak maksimal
Sampai berita ini di publikasikan Elno selaku pelaksana atau panitia pembangunan SMK Negeri 4 Pandeglang ” tidak bisa ditemui guna dikonfirmasi soal program revitalisasi SMK Negeri 4 Pandeglang
REPORTER : HASAN SUBANDIÂ







