Bungas Banten, PANDEGLANG – Mayoritas petani di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten, memilih menanam padi sebagai komoditas utama.
Hal ini tidak terlepas dari kondisi alam wilayah Cimanuk yang dikenal subur dan memiliki ketersediaan air yang melimpah sepanjang musim.
Mukri, salah satu petani asal Kampung Citeureup RT 016/006, Desa Rocek, Kecamatan Cimanuk, menjelaskan bahwa keberkahan sumber air menjadi faktor utama para petani tetap konsisten menggarap sawah dengan tanaman padi.
“Alhamdulillah, Cimanuk ini dikenal daerah yang berkah dengan air. Jadi mayoritas petani di sini tanam padi, karena air selalu tersedia untuk kebutuhan pesawahan,” ujar Mukri saat ditemui di area persawahan, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut sangat mendukung produktivitas pertanian, sehingga para petani tidak terlalu khawatir terhadap kekeringan, bahkan saat musim kemarau sekalipun. Selain itu, hasil panen padi dari wilayah Cimanuk juga dikenal cukup baik dan menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan masyarakat sekitar.
Nama “beras Cimanuk” sendiri, lanjut Mukri, sudah cukup dikenal sebagai hasil pertanian lokal yang mencerminkan kualitas dan potensi pertanian di wilayah tersebut. Ia berharap, ke depan sektor pertanian di Cimanuk terus mendapat perhatian dan dukungan, baik dari pemerintah maupun pihak terkait, agar kesejahteraan petani semakin meningkat.
Dengan terbitnya pemberitan ini media Bungas Banten masih melakuakan upaya konfirmasi dari pihak Kordinator Penyuluh (korluh) Badan Penyuluh Pertanian (BPP) kecamatan cimanuk.
REPORTER: SS MUNANDAR ABI







