Kelangkaan Gas Elpiji 3kg Melanda Desa Bojongmanik, Warga Desak Pemkab Pandeglang Turun Tangan

Pandeglang64 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Warga Desa Bojongmanik, Kecamatan Sindangresmi,Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten, masih bergelut dengan kelangkaan gas Liquefied Petroleum Gas ( LPG) subsidi 3kg sejak awal Maret 2026. Kelangkaan ini membuat masyarakat kesulitan memasak dan terpaksa mencari tabung ke wilayah lain atau menunggu tanpa kepastian.

Pengiriman gas LPG 3kg dari distributor/agen mengalami keterlambatan dan jumlah pasokan yang masuk ke desa berkurang drastis dari biasanya. Hal ini membuat warga sangat frustrasi dan meminta pemerintah daerah (Pemkab Pandeglang) atau dinas terkait segera turun tangan melakukan sidak (inspeksi mendadak) untuk mencari tahu penyebab kemacetan distribusi.

Example 1500x60
Example 1500x60

salah satu warga yang enggan disebutkan namanya ketika dikonfirmasi media mengungkapkan kami sangat kesulitan, kami meminta agar segera dikirim LPG 3kg,” ungkap salah satu warga,

terlihat beberapa warga mundar mandir ke tiap warung sambil membawa elpiji dan hasilnya nihil karna di setiap warung/toko juga kosong

Warga berharap distributor dan agen resmi segera memulihkan jadwal pengiriman agar stok kembali tersedia di pangkalan atau warung. Mereka juga mempertanyakan alasan di balik kelangkaan ini, apakah karena kendala teknis produksi atau adanya masalah dalam jalur distribusi.

Pemkab Pandeglang belum memberikan pernyataan resmi terkait kelangkaan gas Elpiji 3kg di Desa Bojongmanik. Hingga berita ini diterbitkan

Namun, warga berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah ini.

REPORTER: SAROJI

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60