Petani Desa Cisereh Keluhkan Keterbatasan Sarana Pengairan, Berharap Ada Perhatian Pemerintah

Pandeglang12 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Masyarakat petani di Kampung Kadu Heulang, Desa Cisereh, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, Banten, berharap adanya perhatian dan dukungan pemerintah terhadap kebutuhan sarana pengairan untuk menunjang aktivitas pertanian dan perkebunan masyarakat.

Kondisi cuaca yang cenderung kering membuat ketersediaan air menjadi salah satu persoalan yang cukup dirasakan para petani.

Sementara itu, kebutuhan air untuk mengairi ladang dan perkebunan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan tanaman serta produktivitas hasil pertanian masyarakat.

Keterbatasan alat untuk mengalirkan atau mengambil air menjadi kendala tersendiri bagi petani di wilayah tersebut. Mereka berharap dapat memperoleh bantuan berupa sarana atau peralatan pengairan yang dapat digunakan secara bersama-sama untuk memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian.

Ketua Karang Taruna Desa Cisereh, Jumali, menyampaikan bahwa kebutuhan tersebut bukan sekadar persoalan fasilitas, melainkan berkaitan langsung dengan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat petani.

“Para petani di Kampung Kadu Heulang sangat membutuhkan alat untuk mengairi ladang dan perkebunan. Ketika kondisi cuaca seperti sekarang, air menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat. Kami berharap pemerintah dapat melihat kondisi ini dan memberikan solusi maupun bantuan sarana pengairan,” ujar Jumali.Selasa 29 September 2026.

Menurutnya, dukungan terhadap sektor pertanian perlu diarahkan pada penyediaan sarana yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan. Dengan adanya alat pengairan yang memadai, petani diharapkan dapat lebih mudah mengelola lahan dan menjaga keberlangsungan tanaman mereka.

Masyarakat pun berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah desa, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah daerah, sehingga persoalan keterbatasan sarana pengairan dapat ditangani secara konkret dan berkelanjutan.

Bagi masyarakat petani, ketersediaan air bukan hanya menyangkut kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga dan keberlanjutan sektor pertanian di wilayah Desa Cisereh.

REPORTER:SS MUNANDAR (ABI)