Proyek SAB di Desa Kutakarang Diduga Kuat Terbengkalai, Akan Dilaporkan ke APH 

Pandeglang, Ragam, Utama232 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Proyek Sarana Air Bersih (SAB) di Desa Kutakarang, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang,Provinsi Banten ” sumber anggaran dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024, diduga kuat terbengkalai mengingat belum memberikan manfa’at nyata bagi masyarakat.

Hingga tanggal 01 Juli 2025 , progres proyek tersebut masih mangkrak alias terbengkalai dan belum menunjukkan hasil yang bisa digunakan warga ” JelasNya.

” Salah satu warga Desa Kutakarang, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa proyek tersebut mulai dibangun pada tahun 2024, namun hingga kini belum rampung.”  Bahkan, tempat penampungan air yang merupakan bagian vital dari proyek belum tersedia.

“Bangunan fisiknya belum selesai dan penampungan air juga tidak ada. ” Kami sebagai warga sangat kecewa karena air bersih ini sangat dibutuhkan, apalagi saat musim kemarau,” Ujarnya.

” Persoalan tersebut , Irfan” selaku mantan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), membenarkan bahwa proyek SAB tersebut memang dibiayai dari DD tahun 2024 dan telah diperiksa oleh Inspektorat Kabupaten Pandeglang.

“Memang ada temuan dari Inspektorat. ” Dana sekitar Rp 3.000.000,- (Tiga juta rupiah ) tidak terserap, dan pihak Inspektorat menyarankan agar dana itu dialihkan untuk pembuatan sumur gali,” Ungkap Irfan. ” belum lama ini

” Ia menambahkan bahwa dirinya hanya bertugas dalam hal pengadaan barang. “Pekerjaan teknisnya menjadi tanggung jawab tim pelaksana,” tegasnya.

” Dalam konfirmasi ulang yang dilakukan melalui sambungan telepon,”  Irfan juga menyampaikan bahwa pihaknya berencana segera melanjutkan pekerjaan yang belum selesai.

“Kami akan segera memasang Torn penampungan air dan Viva perslonnya,” Jawab Irfan.

” Sementara itu, pendamping desa yakni Jona, saat dihubungi melalui sambungan telepon, turut membenarkan bahwa proyek SAB di desa Kutakarang memang dibiayai dari DD tahun anggaran 2024. ” Ia menegaskan bahwa seluruh pertanggungjawaban pelaksanaan proyek ada di tangan TPK ” Tegas Jona

” Mantan Kepala Desa Kutakarang, Santana,” yang menjabat saat proyek itu dimulai, juga memberikan penjelasan. “ Pekerjaan SAB memang dikerjakan saat saya menjabat Kepala Desa Kutakarang.” akan tetapi sekarang saya sudah melakukan serah terima jabatan kepada Penjabat Kepala Desa yang baru, yaitu Udin.” Terang Santana.

” Termasuk anggarannya sudah saya serahkan kepada bendahara TPK. Jadi itu sudah menjadi urusan pejabat kepala desa yang baru,” Tambah Santana.

” Begitujuga Camat Cibitung, Muhaemin, saat dikonfirmasi, menyampaikan apresiasi atas informasi yang diterima dan menyatakan akan meninjau langsung kondisi proyek tersebut. “Saya ucapkan terima kasih atas informasinya. Saya akan tinjau pekerjaan ini,” Ungkap Camat Cibitung

” Maka saat ini warga Desa Kutakarang ” berharap agar proyek ini segera diselesaikan, agar manfa’atnya dapat dirasakan masyarakat secara langsung. ” Kami juga meminta pemerintah lebih serius dalam pengawasan pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari DD, serta mendorong peran aktif dari elemen sosial kontrol.

“Mohon kepada pemerintah agar proyek ini diselesaikan agar terasa manfa’atnya oleh warga. ” Dan kami juga berharap kepada sosial kontrol untuk terus melakukan pengawasan, agar pembangunan yang dianggarkan pemerintah melalui DD bisa berjalan lebih maksimal,” kata salah satu warga desa Kutakarang.

”  Selanjutnya warga Desa Kutakarang ” menyatakan akan segera menyampaikan laporan resmi kepada Aparat Penegak Hukum (APH) baik Polres Pandeglang maupun Kejaksaan Negeri (Kajari) Pandeglang, berdasarkan temuan kami di lapangan. ” Bahwa proyek SAB di desa Kutakarang diduga kuat terbengkalai, ditemukan dana tak terserap ” Pungkas warga desa Kutakarang

REPORTER : ASRORI.NS / DANA.S