Bungas Banten, PANDEGLANG – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti halaman Mushola Al Husna RT 03 RW 01, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Jumat malam (5 September 2025).

Ribuan jamaah tumpah ruah mengikuti tabligh akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan mengusung tema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW untuk Membentuk Pribadi yang Mulia.”
Acara dimulai selepas Isya dengan lantunan kalam Ilahi yang dibacakan oleh Qori Internasional Salman Amrillah dari Kota Bandung, Jawa Barat. Suara merdu penuh penghayatan yang dibawakan Salman membuat para jamaah terhanyut dan menambah kekhusyukan acara.
Puncak tabligh akbar di isi tausiyah oleh dua mubaligh kondang asal Bogor, Jawa Barat, yaitu KH Ahmad Khoerudin atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kyai Semar Mesem, serta KH Jaenal Muhtadin atau akrab disapa Kyai Torolong.
Keduanya membawakan ceramah seputar akhlak Rasulullah SAW yang relevan dengan kehidupan umat saat ini, serta mengajak jama’ah untuk menjadikan teladan Nabi sebagai pedoman dalam membentuk pribadi yang berakhlakul karimah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Enur Kepala Desa Cikeusik, Bripka Ayudin Kanit Intel Polsek Cikeusik, Sertu Eri Piatna Babinsa Koramil 0116/Cikeusik, para tokoh masyarakat, kyai, santri, serta masyarakat umum. Kehadiran mereka menambah semarak dan kekompakan dalam kegiatan keagamaan tahunan ini.” JelasNya
Ketua panitia, Muhammad Hatta, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW telah menjadi agenda rutin di Desa Cikeusik setiap tahunnya. Tahun ini, panitia berupaya menghadirkan sesuatu yang lebih istimewa.
“Alhamdulillah, kali ini kami dapat mendatangkan dua dai yang sudah cukup dikenal luas serta menghadirkan qori internasional.
Semua ini tentu tidak terlepas dari doa, dukungan masyarakat, dan partisipasi para donatur. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, dan harta demi suksesnya acara ini,” Ungkapnya.
Hatta menambahkan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW.
“Semoga dengan momentum Maulid ini, kita bisa semakin meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” Lanjutnya.
Acara tabligh akbar yang berlangsung hingga pukul 01.00 WIB dini hari, Sabtu (6 September 2025 ), berjalan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Jamaah merasa puas dan bersyukur dapat menghadiri majelis ilmu yang sarat dengan hikmah tersebut.
Dengan semangat kebersamaan, tabligh akbar di Mushola Al Husna tidak hanya menjadi ajang peringatan hari besar Islam, akan tetapi juga menjadi sarana memperkuat tali silaturahmi antarwarga serta meneguhkan kecintaan kepada junjungan umat Islam, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.
REPORTER : ERI PIATNA







