Bungas Banten, PANDEGLANG – Wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, Polsek Angsana Polres Pandeglang Polda Banten terus aktif melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada para pelajar.
Kali ini, Kapolsek Angsana IPTU AKBAR, S.H. tampil menjadi Pembina Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di SMPN 1 Angsana, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Senin (26/10/2026) Pukul 07.00 WIB.
Upacara yang mengusung tema besar “Pelajar Berkarakter Pancasila, Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut berlangsung khidmat, tertib dan penuh semangat nasionalisme.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Angsana Drs. Didin Sahehudin, Bhabinkamtibmas Polsek Angsana Brigadir Ruston L, seluruh dewan guru, staf tata usaha, serta diikuti oleh sekitar 150 siswa-siswi SMPN 1 Angsana.
Dalam amanatnya yang penuh motivasi, IPTU Akbar menyampaikan bahwa para pelajar saat ini hidup di era yang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Era digitalisasi dan globalisasi yang menuntut generasi muda untuk lebih cerdas, bijak, adaptif, dan berkarakter kuat.
“Anak-anakku sekalian yang saya banggakan, tujuan pendidikan di tingkat SMP bukan hanya untuk mengejar nilai akademis yang tinggi semata. Lebih dari itu, pendidikan adalah proses pembentukan karakter, pengembangan potensi diri, untuk menjadi pribadi yang berintegritas, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan,” tutur IPTU Akbar di hadapan ratusan peserta upacara.
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek juga mensosialisasikan kebijakan terbaru dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti Nomor 13 Tahun 2025 tanggal 29 Agustus 2025 tentang perubahan kurikulum pendidikan, yaitu penerapan nilai karakter Pancasila kepada peserta didik sebagai warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab dalam menyampaikan pendapat.
Selain itu, IPTU Akbar juga menegaskan pernyataan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sylvana Maria Apituley, bahwa pelajar tidak diperbolehkan terlibat dalam aksi demonstrasi atau unjuk rasa tanpa edukasi yang jelas. Hal tersebut bukan merupakan bentuk partisipasi, melainkan bentuk eksploitasi terhadap anak yang bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
“Kebijakan Kemendikdasmen dan KPAI menekankan pentingnya belajar dan menuntut ilmu dengan penuh tanggung jawab sesuai tata tertib sekolah. Penyampaian pendapat bagi pelajar harus dibatasi dan diawasi oleh guru dan orang tua. Ciptakan suasana belajar yang menggembirakan, aman dan nyaman sesuai konsep Taman Siswa oleh Ki Hajar Dewantara, agar kalian bisa berekspresi, berpikir kritis dan berkreasi tanpa hambatan,” jelasnya.
Di akhir amanatnya, IPTU Akbar memberikan 5 pesan kamtibmas yang sangat penting untuk dipedomani oleh seluruh pelajar SMPN 1 Angsana:
Pertama, Jangan mudah terprovokasi dan tidak terbawa arus untuk melakukan demonstrasi atau unjuk rasa, sesuai instruksi Mendikdasmen dan KPAI.
Kedua, Bijak dalam menggunakan media sosial. Saring sebelum sharing. Hindari penyebaran berita hoaks, ujaran kebencian (Hate Speech), dan konten yang mengandung unsur SARA karena dapat dipidana dengan Undang-Undang ITE.
Ketiga, Hindari segala bentuk tawuran, perkelahian, pengeroyokan, dan perundungan (Bullying), karena pelaku kekerasan dapat dipidana penjara hingga 5 tahun.
Keempat, Jauhi dan katakan tidak pada narkoba. Saat ini modus peredaran narkoba sudah menyasar anak-anak sekolah. Ingat, penyalahgunaan narkoba dapat dipidana dengan ancaman terberat hukuman mati.
Kelima, Tidak melakukan balapan liar, karena selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga meresahkan masyarakat. Pelaku balap liar dapat diancam pidana kurungan dan denda.
“Sebagai penutup, saya titipkan masa depan bangsa ini ada di tangan kalian, para pelajar generasi muda penerus bangsa. Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap langkah dan sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” tutup Kapolsek.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Angsana Drs. Didin Sahehudin, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolsek Angsana yang telah bersedia menjadi pembina upacara dan memberikan motivasi serta penyuluhan yang sangat bermanfaat bagi siswa-siswinya.
Kegiatan upacara selesai pada pukul 08.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, lancar dan kondusif.
(HJ)






