Wakil Panglima TNI Tutup Karya Bakti TNI Skala Besar Tahun 2026 di Pandeglang, Bangun Jalan 18 KM Penghubung 6 Desa

Pandeglang22 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Kegiatan Penutupan Karya Bakti TNI Skala Besar Tahun Anggaran 2026 telah dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 09 Oktober 2026, pukul 08.05 sampai dengan 11.15 WIB, bertempat di Batalyon Yonif TP 842/Badak Sakti Kampung Rancecet Desa Rancapinang Kecamatan Cimanggu Kabuoaten Pandeglang, Propinsi Banten.

Selaku penanggung jawab kegiatan Letkol Inf Fajar Aulia Putra, S.I.P (Dandim 0601/Pandeglang), dengan estimasi jumlah yang hadir Kurang lebih 500 orang.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, S.I.P. beserta rombongan Mabes TNI. Adapun manifest rombongan yaitu Letjen TNI Candra Wijaya (Asrenum Panglima TNI), Letjen TNI Bambang Trisnohadi (Kaster TNI), Brigjen TNI M. Herry Subagyo (Kabid Binter Ster TNI), Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M. (Pangdam III/Slw), Brigjen TNI Mohamad Jamaluddin Malik, S.I.P., M.M. (Dirdiklat Pusterad), Kolonel Czi Chotman Jumei Arisandy (Paban VI/Tahwil) dan ADC Wapang TNI.

Turut hadir dalam penyambutan Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M (Danrem 064/MY), Gubernur Prov. Banten Andra Soni, S.H., M.AP, Bupati Pandeglang Hj. Raden Dewi Setiani,S.Sos, M.A, Ketua DPRD Kab. Pandeglang H. Tb. A. Khatibul Umam, Wakil Ketua I DPRD Kab. Pandeglang Fikri Pebriansyah, S.Sos, Danbrigif TP 87/Salakanagara, Asrendam III/Siliwangi, Aspers Kasdam III/Slw, Kapaldam III/Slw, Kasi Intel Kasrem 064/MY, Kasi Ter Kasrem 064/MY, Dandim 0601/Pandeglang, Kapolres Pandeglang AKBP Sonny Harsono, S.H., S.I.K., M.H., Kajari Pandeglang Surayadi Sembiring, S.H., M.H., Danyonif TP 842/BS Letkol Inf Mulia Adi Dharma dan Dandenpom III/4 Serang Letkol Cpm Anggi Wahyu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, pemutaran video selayang pandang Karya Bakti TNI dan sambutan Wakil Panglima TNI.

Dalam sambutannya, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, S.I.P. menyampaikan bahwa saat ia menjabat Wakasad dan Bapak Prabowo Subianto menjabat Menhan RI, TNI diperintahkan membangun Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP). Setelah Bapak Prabowo menjabat Presiden RI, program tersebut terus dilanjutkan ditambah program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ia mengungkapkan, dalam kurun waktu satu tahun pembangunan KDKMP di seluruh Indonesia telah mencapai 27.782 hingga 27.872 unit. Dalam pelaksanaannya terdapat kendala seperti keterbatasan jaringan listrik, transportasi hingga distribusi material, namun berkat kerja keras TNI-Polri dan pemerintah daerah program tersebut dapat direalisasikan.

Tahapan berikutnya adalah memastikan KDKMP dapat beroperasi. Target Presiden tahun ini 20.000 sampai 25.000 unit KDKMP dapat beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Jenderal Tandyo juga menceritakan kunjungannya pada April 2026 lalu ke wilayah tersebut menggunakan helikopter. Saat mendarat di lapangan bola dekat pantai dan melanjutkan perjalanan darat, ia melihat kondisi satuan yang belum sebagus sekarang, kendaraan operasional rodanya gundul dan jalan masih rusak.

Saat mengunjungi KDKMP di Desa Cibadak, ia bertemu Kepala Desa Bapak Oyok yang menyampaikan belum ada pihak yang bersedia mengerjakan jalan, sehingga pembangunan KDKMP terkendala dan biaya angkut material lebih mahal dari harga material.

Berangkat dari laporan tersebut, ia langsung menindaklanjuti karena arahan Presiden jelas bahwa setiap kesulitan masyarakat harus diselesaikan dan negara harus hadir. Alhamdulillah pembangunan jalan sepanjang 18 kilometer yang menghubungkan enam desa dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 122 hari.

Menurutnya, dari jalan 18 kilometer tersebut terdapat sekitar 6 lokasi KDKMP. Jika KDKMP berjalan sesuai harapan Presiden, masyarakat Pandeglang akan merasakan manfaatnya, terutama harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau.

Ia mencontohkan harga gas LPG 3 kilogram yang sebelumnya Rp 35.000 turun menjadi Rp 28.000 setelah jalan membaik, dan ke depan ditargetkan mencapai Rp 16.000. Selain gas, beras SPHP Bulog Rp 11.000 per kilogram, pupuk dan fasilitas kredit ringan juga akan tersedia melalui pengelolaan Agrinas Pangan Nusantara selama dua tahun sebelum dikembalikan ke Pemda dengan pengawasan agar mekanisme pasar tetap terjaga.

Ia juga menekankan perjalanan yang sebelumnya ditempuh 2 jam kini hanya 20-25 menit. Namun ia berpesan agar jalan yang sudah bagus dirawat bersama dan tetap berhati-hati, karena jika sebelumnya hanya bisa melaju 5-10 Km/jam, kini bisa 40-60 Km/jam.

Di akhir sambutan, Wapang TNI mengajak semua unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendoakan Presiden Prabowo senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin dan membangun demi kesejahteraan masyarakat lapisan bawah.

Kegiatan Penutupan Karya Bakti TNI Skala Besar TA 2026 berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif.

(Sonhaji)