Bungas Banten, PANDEGLANG – Kabar gembira datang untuk dunia pendidikan di Kecamatan Munjul. SDN Negeri Gunungbatu 2 yang beralamat di Kampung Cisampur RT/RW 01/05, Desa Gunungbatu, Kecamatn Munjul, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten. resmi mendapatkan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen tahun 2026.
Berdasarkan spanduk yang terpasang di lokasi, kegiatan revitalisasi ini dilaksanakan oleh P2SP SDN Gunungbatu 2 dengan target waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender. Program ini dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan total dana bantuan sebesar Rp700.070.300,
Saat ini proses revitalisasi telah memasuki tahap awal. Dari pantauan di lapangan, para pekerja terlihat sedang melakukan pembongkaran tembok, pelapon, dan atap kelas yang kondisinya sudah tidak layak. Demi keselamatan, seluruh pekerja diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri APD lengkap sesuai dengan spanduk K3 yang dipasang. Di antaranya helm keselamatan, rompi, sepatu, masker, dan sarung tangan.
Kepala SDN Gunungbatu 2, H. Dadang Supratman, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas bantuan ini.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi program revitalisasi dari Kemendikdasmen ini. Selama ini beberapa ruang kelas kami kondisinya memprihatinkan. Semoga dengan adanya bantuan ini, sarana belajar mengajar di sekolah kami bisa lebih layak, nyaman, dan aman untuk anak-anak didik kami,” ujar H. Dadang Supratman, S.Pd.
Senada, Ketua Komite SDN Gunungbatu 2, Marka, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat.
“Atas nama orang tua siswa dan komite sekolah, kami mengucapkan terima kasih kepada Kemendikdasmen. Bantuan revitalisasi ini sangat kami butuhkan dan kami harapkan. Ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan di desa kami,” ucap Marka.
Ia berharap setelah revitalisasi selesai, SDN Gunungbatu 2 dapat menjadi sekolah yang lebih maju dan mampu mencetak generasi yang berprestasi.
Program revitalisasi ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan sekolah, tetapi juga dapat berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan. Dengan lingkungan belajar yang lebih baik, diharapkan semangat belajar siswa semakin meningkat dan kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lebih optimal.
REPORTER: HJ







