Bungas Banten, PANDEGLANG – Proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai dikerjakan disejumlah desa di Kabupaten Pandeglang. Namun sejumlah kepala desa mengaku tidak mengetahui rincian atau nilai anggaran proyek pembangunan gerai KDMP.
Kepala Desa Sodong, Kecamatan Saketi Rizki, mengatakan pembangunan KDMP di desanya sudah berjalan. Namun, untuk nilai atau perencanaan dalam pembangunan dirinya tidak terlibat, desa hanya dituntut menyediakan lahan, berapa anggaranya dia mengaku kurang tahu.
“Didesa saya sudah mulai membangun, tapi untuk pelaksanaan dan nilai anggarannya kami tidak tahu, entah berapa nilainya,” ujar Rizki saat ditanya wartawan Rabu (7/5/2026).
Senada, Kepala Desa Pagelaran/Kecamatan Pagelaran mengungkapkan desanya belum memulai pembangunan karena terkendala lahan. Menurutnya, lahan harus hibah dari masyarakat dan pembangunan dilakukan langsung pihak ketiga.
“Kami memang belum dimulai karena terkendala lahan. Sementara lahan juga harus hibah. Infonya sih dibangun oleh pihak ketiga langsung. Soal anggaran kami juga nggak dikasih tahu detailnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Kertasana, Uhadi, membenarkan bangunan KDMP di desanya sudah berdiri. Soal nilai anggaran, ia mengaku hanya tahu dari media sosial. Desa hanya hanya menerima manfaat dari yang dibangun tersebut untuk detailnya tidak tahu.
“Untuk desa saya sudah dibangun. Adapun nilai anggaran, saya juga kurang begitu hafal. Tahunya dari media sosial pembangunan sampai Rp1,6 miliar. Pembangunan dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Desa hanya penerima manfaat saja,” jelas.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Muslim Taufik saat dihubungi lewat watasap oleh wartawan belum memberikan jawaban.
REPORTER: RED







