Bagikan berita

Operasi H+5 Selat Sunda Diperluas: Enam Sektor, 21 Unsur Dikerahkan, 1 Jerigen BBM Ditemukan

Pandeglang20 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban hilang di Perairan Selat Sunda, Gunung Anak Krakatau memasuki hari kelima, Sabtu 12 September 2026. Tim SAR Gabungan terus memperluas area pencarian untuk memaksimalkan hasil di lapangan.

Monitoring dilakukan mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB di Posko Basarnas Gabungan Marina Lippo Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.Banten

Example 1500x60

Pada H+5 ini, Tim SAR Gabungan membagi area pencarian menjadi 6 sektor dengan total luas 4.512 NM².

Sektor T seluas 348 NM² disisir oleh KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahowang.

Sektor U seluas 406 NM² ditangani KRI Leuser, KAL Anyer, dan KN SAR Antasena.

Sektor Z seluas 473 NM² oleh KN SAR Basudewa dan TB Gunung Santri.

Sektor W seluas 497 NM² oleh RIB 02 Banten dan KP Hayabusa.

Sektor X seluas 380 NM² oleh KN SAR Tetuka dan RBB Peucang.

Sektor Y seluas 345 NM² oleh RIB 02 Lampung.

Untuk mendukung operasi, sebanyak 21 unsur dikerahkan. Meliputi unsur kapal dari TNI AL, Polairud, Basarnas, dan unsur pendukung lainnya. Selain itu juga ada Rescue Car, Truk Personil, Drone Thermal, serta peralatan Palsar Air, Medis, Komunikasi dan pendukung lainnya.

Kepala Basarnas Banten menyampaikan bahwa luasan sektor pencarian terus ditambah setiap hari.

“H+1 sebanyak 3 sektor, H+2 sebanyak 5 sektor, H+3 sebanyak 6 sektor, H+4 sebanyak 7 sektor, dan H+5 sebanyak 6 sektor. Hal ini dilakukan agar pencarian bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Dalam pencarian H+5, tim gabungan menemukan 1 buah jerigen BBM pada koordinat 06°02.7161′ S – 105°31.5919′ E.

Saat ini temuan tersebut masih perlu konfirmasi lebih lanjut apakah ada keterkaitan dengan objek pencarian.

Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan koordinasi seluruh unsur terkait hingga seluruh korban dapat ditemukan.

REPORTER:HJ/SI