Bungas Bantrn, LEBAK – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Cikulur Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak, yang berada di bawah Yayasan Mutiara Bunda Maulana Wijaya Galuh Gafa, merespons cepat adanya pengaduan warga sekitar terkait bau limbah yang sebelumnya tercium di lingkungan sekitar dapur.
Respons cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pengelola dalam menjaga kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), baik dari sisi pelayanan, kualitas makanan maupun kebersihan dan pengelolaan lingkungan.
Faisal Mahdiana selaku mitra SPPG menyampaikan terima kasih kepada media yang telah menyampaikan informasi sekaligus menjadi jembatan atas pengaduan masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada media atas informasi dan pengaduan dari masyarakat. Tentunya saya selaku mitra akan selalu merespons cepat apa pun yang menyangkut program MBG, baik dari segi pelayanan maupun lingkungan,” ujar Faisal.Selasa(1/9/2026)
Ia mengatakan, pihak SPPG bersama Yayasan Mutiara Bunda Maulana Wijaya Galuh Gafa telah melakukan sejumlah perbaikan setelah menerima informasi mengenai keluhan tersebut.
“Alhamdulillah, kami sudah melakukan perbaikan-perbaikan terhadap apa yang menjadi keluhan. Ke depannya kami akan selalu lebih memperhatikan, terutama lingkungan di sekitar dapur SPPG,” katanya.
Faisal juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik maupun masukan masyarakat. Menurutnya, pengaduan warga dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan program MBG.
“Kami juga selalu terbuka apabila ada keluhan dari mana pun, baik terkait menu maupun lingkungan. Tentunya semua akan kami perhatikan dan tindak lanjuti,” tegasnya.
Langkah cepat tersebut diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan yang dikeluhkan warga, tetapi juga menjadi evaluasi berkelanjutan agar operasional dapur SPPG tetap memenuhi prinsip kebersihan, kesehatan, keamanan pangan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Keterbukaan terhadap pengaduan publik juga menjadi penting agar program MBG tidak hanya dinilai dari makanan yang disalurkan, tetapi juga dari bagaimana dapur penyelenggara menjaga lingkungan dan kenyamanan masyarakat di sekitarnya.
REPORTER: INDRA SASMITA







