Keluarga Besar Kesti TTKKDH Pandeglang Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya KH Ahmad Baihaqi

Pandeglang33 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Segenap Keluarga Besar Kebudayaan Seni Silat dan Tari Tjimande Tarikolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) Kabupaten Pandeglang, Banten, menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya KH Ahmad Baihaqi, salah seorang kasepuhan yang dikenal dan dihormati oleh masyarakat di Kampung Bandrong, Desa Girijaya, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

KH Ahmad Baihaqi wafat pada Minggu, 13 September 2026. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, masyarakat, serta berbagai elemen yang selama ini mengenal sosok beliau sebagai bagian dari tokoh sepuh di lingkungan masyarakat.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kesti TTKKDH Kabupaten Pandeglang, Surya Wijaya, S.Sos., menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya KH Ahmad Baihaqi.

“Atas nama pribadi dan segenap keluarga besar Kesti TTKKDH Kabupaten Pandeglang, kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum KH Ahmad Baihaqi mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala kekhilafannya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ungkap Surya Wijaya.

Menurutnya, wafatnya seorang kasepuhan merupakan kehilangan bagi lingkungan sosial dan masyarakat, terlebih sosok sepuh memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai kearifan, keteladanan, serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Keluarga besar Kesti TTKKDH Kabupaten Pandeglang turut mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum husnul khatimah dan seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran serta keikhlasan.”

REPORTER: SANGSANG MUNANDAR