Dugaan Pengalihan Data KPM di Desa Kadu Madang Disorot Aktivis

Pandeglang75 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Dugaan adanya pengalihan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program bantuan sosial di Desa Kadu Madang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten, menuai sorotan.

Dugaan tersebut melibatkan oknum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Eka serta tim verifikasi Tatu

Example 1500x60
Example 1500x60

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa terdapat perubahan atau pengalihan nama penerima bantuan dari KPM yang seharusnya berhak kepada pihak lain. Ironisnya, proses tersebut diduga dilakukan tanpa adanya komunikasi terlebih dahulu dengan pihak lingkungan setempat, khususnya Ketua RT 05/RW 01 Kampung Margaasih.

Ketua RT setempat mengaku tidak menerima pemberitahuan maupun koordinasi terkait perubahan data penerima bantuan tersebut.

Hal ini menimbulkan tanda tanya dan keresahan di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang merasa berhak namun tidak lagi terdaftar sebagai penerima.

Menanggapi hal tersebut, Komunitas Pemantau Korupsi KPK Nusantara Kabupaten Pandeglang melalui perwakilannya, Yance, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menyoroti serius dugaan tersebut dan berkomitmen untuk mengusut tuntas jika ditemukan adanya pelanggaran.

“Kami menduga ada kejanggalan dalam proses pendataan dan penyaluran bantuan ini. Jika benar terjadi pengalihan tanpa prosedur yang jelas, maka ini harus diusut sampai tuntas,” ujar Yance

pada Rabu (18/3/2026).

Ia juga menambahkan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial merupakan hal yang sangat penting, agar bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan konflik di masyarakat.

Menurut keterangan BPD melalui Wadhsap nya Eka menjelaskan, ini mh usulan dari orangtuanya nya, yang sebagai Rt di margaasih sedangkan usulan usulan di margaasih yang bukan satu atau dua orang dan kami pun memperivikasi usulan semua masyarakat kami tampung semua.

Lanjut Eka,Bahkan setelah kami kroscek kelapangan ada yang lebih layak lagi, yang dapat bantuan. Jelas Eka

Dan kalaupun keluarga rt lagi yang dapat justru akan meresahkan masyarakat, karena setiap bantuan yang dapat kebanyakan dari pak rt, kami ingin ada kenetralan yang benar-benar layak KPM nya boleh di kroscek kelapangan, imbuh nya,

Menurut KPM warga kampung margaasih ,Teti menjelaskan melalui voicenote nya, saya belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari desa baru kali ini mengusulkan karena di pinta oleh Masing-masing RT, tapi kenapa setelah mau dapat malah di alihkan ke yang lain,tandas, Teti

Maktal selaku ketua Rt kp margaasih menyampaikan, ini hasil rapat di desa kadu madang, waktu itu RT di pinta data oleh kepala desa di tiap-tiap Rt.tapi kenapa ini ada pengalihan setelah mau pencairan tidak ada konfirmasi ke saya sebagai ketua rt margaasih: Tandas Maktal selaku Rt kp margaasih,

REPORTER: SS MUNANDAR (ABI)

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60