Bungas Banten, PANDEGLANG – Tangis haru bercampur bangga mewarnai halaman SDN Kota Dukuh 2, Selasa 16/6/2026. Komite sekolah menggelar syukuran pelepasan siswa kelas 6 sekaligus kenaikan kelas 5 dengan konsep pentas bakat. Tujuannya satu: menjadikan perpisahan bukan sekadar acara formal, tapi kenangan yang tak terlupakan.
Sejumlah pejabat dan tokoh hadir untuk melepas langkah para siswa. Tampak Kepala Sekolah Tedi Spriadi S.Pd., Camat Munjul Hasyim, S.E., M.M., Polsek Munjul Aiptu Aep Wahyudin, Ketua PGRI Kecamatan Munjul Sasa Sujai, staf Korwil, kepala sekolah PAUD, Kepala SDN Kota Dukuh 1 Iim, S.Pd., serta para tokoh agama dan masyarakat.
Suasana makin khidmat saat Tedi priadi menyampaikan pesan perpisahan. “Anak-anakku, hari ini kalian menutup satu babak. Tapi ini bukan akhir, ini awal dari perjalanan besar. Teruslah menuntut ilmu, jaga adab, dan jadilah generasi yang membanggakan orang tua, guru, dan bangsa,” tuturnya dengan suara bergetar.
Apresiasi tinggi datang dari Camat Munjul Hasyim. Ia memuji ide pentas bakat yang disisipkan dalam acara. “Pendidikan bukan hanya angka di raport. Lihat anak-anak kita hari ini, mereka berani tampil, percaya diri, dan itu luar biasa. Ini investasi karakter untuk masa depan Munjul,” katanya.
Puncak haru terjadi ketika orang tua menyematkan selempang kelulusan. Banyak yang tak kuasa menahan air mata. “Enam tahun rasanya cepat sekali Pak Bu Guru. Terima kasih sudah sabar mendidik anak kami. Jasamu tak akan pernah kami lupakan,” ucap Yudi, mewakili orang tua murid dengan mata berkaca-kaca.
Acara ditutup dengan doa bersama. Harapannya jelas: lulusan SDN Kota Dukuh 2 tumbuh menjadi anak sholeh, cerdas, dan berakhlak mulia.
REPORTER: Ji







