Pekerjaan Longsor Ruas Jalan Picung – Munjul Program Tahun 2024 Diduga Tidak Maksimal 

Pandeglang, Ragam, Utama237 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, PANDEGLANG – Kegiatan pekerjaan dari Satuan Dinas PUPR Provinsi Banten ” dengan nama penanganan longsor ruas jalan Saketi – Picung Simpang jenis pekerjaan kontruksi Tembok Penahan Tanah (TPT) dengan metode Bore Pile yang sudah dilaksanakan tahun anggaran APBD 2024, terlihat jalan beton dan jalan Asphal Hotmik sudah turun dan pekerjaan TPT metode Bore Pile diduga tidak maksimal pada pada pekerjaannya.

” Ketua LSM KPK- Nusantara Perwakilan Banten Aminudin ” kami minta kepada kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Banten , untuk bongkar ulang pekerjaan TPT dengan metode Bore Pile tersebut”  Pasalnya pekerjaan tersebut diduga tidak maksimal dari hasil investigasi kami di lokasi pada hari Sabtu (05 April 2025)

” Seperti di jalan raya Picung -Munjul, terlihat jalan di lokasi pekerjaan tersebut sudah turun ” tepatnya di lokasi kampung Ciberem desa Sukasaba kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang ” Tutur Aminudin

” Lanjut  Aminudin” kami lihat TPT yang berlokasi di Kampung Ciberem desa Sukasaba tersebut ” diduga tidak maksimal pada pekerjaan Item Cor Beton terlihat pada kemiringan tidak sesuai perencanaan dan terlihat pada pemasangan suling paralon tidak sesuai gambar spek.

” Selanjutnya kami minta kepada Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Banten ” untuk tegas memanggil penyedia jasa CV.Langgeng Cipta Mandiri , untuk bongkar kembali pekerjaan yang diduga tidak maksimal itu.

” Diketahui bahwa pekerjaan Penanganan Lonsor Ruas Jalan Saketi – Picung Simpang ” dengan nomor kontrak 000.2.3.1/074/SPK/PL-SPS/BBM/DPUPR/IV/2024, Nilai paket pekerjaan Rp 5.819.767.000,- (Lima miliar delapan ratus sembilan belas juta tujuh ratus enam puluh tujuh ribu rupiah). Anggaran APBD tahun 2024 dan kami duga  sebagai Pengawas Konsultan PT. Multi Guna Karya ” kurang pengawasan terhadap pekerjaan yang diawasinya ” Pungkas Aminudin

REPORTER : RED