SPAM Desa Wantisari Rampung 100 Persen, 55 Rumah Kini Siap Nikmati Akses Air Bersih

Lebak14 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, LEBAK – Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan di Desa Wantisari, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, telah rampung 100 persen. Program yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2026 tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Kamis(5/okt 2026)

Pembangunan SPAM tersebut merupakan bagian dari program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di daerah, yang dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak.

Berdasarkan papan informasi kegiatan, pekerjaan ini memiliki nilai anggaran sekitar Rp400 juta, dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender dan dikerjakan oleh CV Liesdia Cipta Karya.

Program tersebut diproyeksikan memberikan manfaat kepada sedikitnya 55 rumah warga di Desa Wantisari. Kehadiran sarana penyediaan air bersih ini menjadi salah satu upaya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ketersediaan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.

Sejumlah warga penerima manfaat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lebak, khususnya Dinas PUPR Kabupaten Lebak, yang telah merealisasikan program pembangunan SPAM di wilayah mereka.

Menurut warga, pembangunan fasilitas tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Mereka berharap keberadaan sarana air bersih ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan memberikan kemudahan bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lebak dan Dinas PUPR Lebak yang telah menyalurkan program pembangunan SPAM ini. Semoga fasilitas ini bisa terus dimanfaatkan masyarakat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ungkap warga penerima manfaat.

Rampungnya pembangunan SPAM Desa Wantisari menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan infrastruktur dasar, terutama dalam meningkatkan akses masyarakat pedesaan terhadap layanan air bersih.

Masyarakat pun berharap perhatian pemerintah terhadap penyediaan sarana air bersih dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak warga di wilayah Kabupaten Lebak yang memperoleh akses air bersih secara layak dan berkelanjutan.

 

(Dra)