SPN Lebak Geruduk PT Indomarko, Soroti Dugaan Diskriminasi hingga Beban Cash Shortage ke Pekerja

Lebak15 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, LEBAK – Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Lebak melancarkan aksi protes selama tiga hari di wilayah operasional PT Indomarko, Rabu (26/8/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk tekanan terhadap manajemen perusahaan yang dinilai belum memberikan penyelesaian atas sejumlah persoalan ketenagakerjaan yang dikeluhkan pekerja.

Ketua SPN Kabupaten Lebak, Sidiq Uwen, mengungkapkan sedikitnya delapan tuntutan dibawa dalam aksi tersebut. Persoalan yang disorot di antaranya dugaan diskriminasi terhadap pekerja, mutasi dan demosi yang dinilai tidak memiliki kejelasan, perubahan jadwal libur secara sepihak, serta pembebanan kekurangan kas toko atau cash shortage kepada karyawan.

Example 1500x60
Example 1500x60

SPN menilai persoalan tersebut tidak bisa dianggap sebagai persoalan internal biasa apabila kebijakan perusahaan berdampak langsung terhadap hak dan beban pekerja.

Terlebih, pembebanan cash shortage kepada karyawan menjadi salah satu poin yang dipertanyakan SPN. Serikat pekerja meminta perusahaan menjelaskan secara terbuka dasar kebijakan tersebut, mekanisme pertanggungjawaban, serta siapa yang seharusnya menanggung risiko apabila terjadi kekurangan kas dalam operasional toko.

“Kami sudah menyampaikan delapan tuntutan kepada manajemen. Kami memberikan waktu tiga hari untuk mendapatkan penyelesaian. Kalau tidak ada hasil, kami akan melakukan aksi lanjutan,” ujar Sidiq Uwen.

SPN juga menyoroti dugaan perubahan jadwal libur secara sepihak yang dinilai berpotensi merugikan pekerja. Menurut mereka, setiap kebijakan yang menyangkut waktu kerja, mutasi, demosi maupun beban tanggung jawab pekerja semestinya memiliki dasar yang jelas dan tidak dilakukan secara sepihak.

Karena persoalan tersebut menyangkut hubungan industrial, SPN Lebak mendesak Dinas Tenaga Kerja dan instansi terkait tidak tinggal diam. Pemerintah daerah diminta turun langsung melakukan pengawasan dan membuka ruang mediasi antara pekerja dan perusahaan.

SPN menegaskan, aksi tersebut bukan sekadar menyampaikan keberatan, tetapi menjadi peringatan kepada manajemen agar persoalan ketenagakerjaan diselesaikan secara transparan dan berkeadilan.

Delapan tuntutan yang telah disampaikan kini menjadi ujian bagi manajemen PT Indomarko: apakah akan membuka ruang penyelesaian atau justru membiarkan persoalan berkembang menjadi aksi yang lebih besar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen PT Indomarko belum memberikan tanggapan resmi terkait berbagai tudingan dan tuntutan yang disampaikan SPN Lebak.

REPORTER: INDRA SASMITA

Example 1500x60
Example 1500x60
Example 1500x60