KKRA Kabupaten Serang Gelar Pengenalan Koding dan Kecerdasan Artifisial, Dorong Pembelajaran RA Lebih Inovatif

Serang Raya17 Dilihat
Example 1500x60

Bungas Banten, SERANG – Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Kabupaten Serang akan menggelar kegiatan Pengenalan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) sebagai upaya mendorong terciptanya pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi sejak usia dini.

Kegiatan yang mengusung tema “Dalam Rangka Menunjang Pembelajaran Bermakna dan Menyenangkan di Raudhatul Athfal (RA) Kabupaten Serang” tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 3 November 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Kementerian Agama Kabupaten Serang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan perkembangan teknologi digital kepada para pendidik Raudhatul Athfal, khususnya terkait dasar-dasar koding dan pemahaman kecerdasan artifisial yang dapat mendukung proses pembelajaran secara kreatif dan interaktif.

Ketua KKRA Kabupaten Serang, Nani Siti Mulyani, S.Ag., M.Pd., akan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan kapasitas pendidik dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan perkembangan anak.

Sementara itu, Busron, M.Pd., dijadwalkan menjadi fasilitator untuk memberikan pengenalan materi koding dan kecerdasan artifisial. Materi diharapkan dapat membuka wawasan peserta mengenai pemanfaatan teknologi secara tepat, sederhana, dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran anak usia dini.

Pengenalan koding pada jenjang RA tidak semata-mata diarahkan pada kemampuan teknis pemrograman, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan pola pikir logis, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, serta keberanian anak dalam mengeksplorasi ide melalui pendekatan bermain yang edukatif.

Di sisi lain, pengenalan kecerdasan artifisial perlu disertai pemahaman mengenai penggunaan teknologi yang aman, bertanggung jawab, serta sesuai dengan usia anak. Peran guru dan pendampingan orang tua tetap menjadi unsur penting dalam memastikan teknologi berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran, bukan pengganti interaksi dan pengalaman belajar secara langsung.

Melalui kegiatan ini, KKRA Kabupaten Serang diharapkan dapat memperluas wawasan para pendidik dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif, sekaligus mempersiapkan lingkungan pendidikan RA agar semakin terbuka terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan karakter.

Menariknya, kegiatan tersebut terbuka secara gratis bagi peserta. Fasilitas yang tercantum dalam publikasi meliputi sertifikat, pengetahuan, serta materi koding dan kecerdasan artifisial.

Dengan mengusung semangat “Anak Hebat, RA Maju, Indonesia Kuat”, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini melalui pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan berorientasi pada perkembangan potensi anak.

 

(Dra)